Home » About Indonesia
ABOUT INDONESIA

Pedoman umum - Indonesia Virtual Airspace pada IVAO

IVAO mencoba untuk senyata mungkin. Namun, demi untuk kemudahan, beberapa kenyataan telah dimodifikasi untuk kepentingan simulasi. Ketika beroperasi di Indonesia, harap memperhatikan dan mematuhi ketentuan dan peraturan IVAO Indonesia:

Altitude

Semua altitudes diukur berdasarkan ketinggian diatas permukaan laut (MSL) dalam satuan kaki.


     * Transition Level : FL130
     * Transition Altitude : 11'000 kaki.
     * Ketinggian VFR sirkuit adalah 1500'AGL kecuali di Budiarto, Pondok Cabe dan Halim, yaitu 1000'AGL.

Squawk codes

Apabila memungkinkan, frekuensi 122,8 harus terus dimonitor melalui modus teks hanya di uncontrolled airspace dan  VFR controlled airspace kecuali terdapat frekuensi lain yang lebih tepat.

Kode origin yang dikenal

WIII Westbound 2xxx (Except 2000)
WIII Eastbound  7xxx (Except 7000, 7700, 7500, 7600)
WAAA  56xx
WIMM  47xx
WALL 45xx
WADD 16xx
WARR  63xx
VFR transponder diluar controlled airspace adalah 1200.

ATC yang sedang bertugas sebaiknya menghindari merubah squawk code bagi para pesawat yang terbang memasuki wilayah controlled airspace keciali pesawat tersebut menggunakan kode 1200, 2000 dan 7000. Jika memungkinkan, pesawat yang terbang memasuki wilayah controlled airspace dengan menggunakan kode diatas, dirubah kodenya menjadi kode asal dari negara tersebut yang diketahui, atau menjadi kode negara tujuan pesawat tersebut. Pesawat yang terbang melintas akan diminta untuk merubah squawk code pesawat tersebut menjadi 1*** ketika memasuki wilayah udara WIIZ FIR dan 5*** ketika memasuki wilayah WAAZ FIR.

Pesawat yang melakukan penerbangan di luar dari wilayah controlled airspace menggunakan squawk code 1200 untuk CFR dan 2000 untuk IFR sebagai kode awal mereka.

Speed Restrictions

Jangan terbang dengan kecepatan melebihi 250 knots dibawah ketinggian 10.000 kaki ASL kecuali diperintahkan oleh ATC. Hal ini berlaku untuk pesawat yang berangkat ataupun akan mendarat.

VFR Restriction

Penerbangan VFR di dalam controlled airspace harus membuat flightplan. 
Penerbangan VFR antara matahari terbenam dan matahari terbit dilarang (silakan merubah waktu di  simulator untuk siang hari ketika melakukan penerbangan VFR). Penerbangan VFR circuit adalah 1500'AGL kecuali di Budiarto, Pondok Cabe dan Halim, yaitu 1000'AGL.
VFR transponder di luar controlled airspace adalah 1200.

Maksimum FL untuk VFR adalah FL280, ATC bisa membatasi ketinggiannya pada FL195 untuk VFR jika diperlukan

Cruising Altitudes / Flight Levels appropriate to aircraft track

Ketinggian atau FL bagi pesawat pada ketinggian jelajah diatur berdasarkan aturan semicicular (dikenal juga dengan aturan hemispheric) dan aturan quadrant. Aturan berikut ini berlaku untuk Indonesia :

Di bawah FL200:

* IFR & VFR Eastbound - Track 000 to 089° - odd thousands (9000, 11000, FL130, FL150, etc.)
* IFR & VFR Eastbound - Track 090 to 179° - odd thousands plus 500 feet (7500, 9500, FL135, FL155, etc.)
* IFR & VFR Westbound - Track 180 t0 269° - even thousands (8000, 10000, FL140, FL160, etc.)
* IFR & VFR Westbound - Track 270 to 359° - even thousands plus 500 feet (8500, 10500, FL435, FL165, etc.)

FL200 tidak dipakai.

Di atas FL200:

* IFR Eastbound - Track 000 to 179° - odd thousands (FL 250, 270, etc.)
* IFR Westbound - Track 180 to 359° - even thousands (FL 260, 280, etc.)

FL200 tidak dipakai.

RVSM

Reduced Vertical Separation Minimum di wilaya Indonesia dimulai dari FL290 hingga ke FL410.

QNH

Altimeter settings dalam satuan milibar dan standar yang dipakai adalah 1013,25 mb.

No Availabe ATC

Pilot agar selalu memberitahukan tujuan dan tindakan mereka via text pada frekuensi 122.8

Airport codes and FIR changes

Beberapa kode airport dan FIR di Indonesia mengalami perubahan pada tahun 2004. Perubahan tersebut meliputi :

1. Semua WI** sector sekarang berada di bawah WIIZ.
2. Semua WA** dan WR** sector sekarang digabung di bawah WAAZ.
3. Beberapa airport mengalami perubahan kode, seperti berikut ini :

NO. CITY_NAME  AIRPORT_NAME OLD NEW
         
01 Sabang  Maimum Saleh   WIAA  WITN
02 Batam Hang Nadim   WIKB  WIDD
03 Tanjung Pinang  Kijang   WIKN  WIDN
04 Singkep  Dabo     WIKS  WIDS
05 Pangkal Pinang Depati Amir   WIKK  WIPK
06 Tanjung Pandan  H.A.S. Hanandjoeddin  WIKD  WIOD
07 Bandar Lampung Radin Inten II   WIIT  WICT
08 Tangerang        Budiarto   WIIA  WICB
09 Jakarta          Halim Intl   WIIH  WIHH
10 Bandung          Husein Sastranegara  WIIB  WICC
11 Pangkalan Bun Iskandar   WRBI  WAOI
12 Semarang        Achmad Yani   WIIS  WARS
13 Cilacap          Tunggul Wulung  WIIL  WIHL
14 Yogyakarta       Adisutjipto  WIIJ  WARJ
15 Solo            Adi Sumarmo   WRSQ  WARQ
16 Madiun          Iswahyudi   WARQ  WARI
17 Palangkaraya    Tjilik Riwut   WRBP  WAOP
18 Warukin          Warukin   WRBN  WAON
19 Banjarmasin      Syamsudin Noor   WRBB  WAOO
20 Surabaya        Juanda     WRSJ  WARR
21 Malang          Abdulrachman Saleh  WIAS  WARA
22 Mataram          Selaparang   WRRA  WADA
23 Tarakan          Juwata  WRLR  WALR
24 Samarinda        Temindung  WRLS  WALS
25 Balikpapan      Sepinggan   WRLL  WALL
26 Bima            Mohammad Salahuddin  WRRB  WADB
27 Kendari          Wolter Monginsidi   WAAU  WAWW
28 Ruteng          Satartacik   WRKG  WATG
29 Waingapu        Mau Hau     WRRW  WADW
30 Maumere          Wai Oti   WRKC  WATC
31 Kupang          El Tari     WRKK  WATT
32 Denpasar        Bali Intl   WRRR  WADD

SEMUA PENERBANGAN HARUS DIBUKUKAN DENGAN KODE AIRPORT BARU.

Charts

Chart untuk airport di Indonesia cukup sulit untuk didapatkan, dan prosedur yang mungkin anda miliki bisa saja berbeda dari prosedur yang saat ini berlaku karena perubahan tanggal pengeluaran. Beri tahu ATC prosedur yang anda miliki jika terjadi perbedaan tersebut.

Simulated Weather limitations

Dikarenakan ketidakkonsistenan transmisi data dari beberapa bandara di Indonesia, maka pilot dan ATC harus bersiap untuk menghadapi METAR data yang tidak konsisten antara cuaca sebenarnya dan yang disimulasikan. Untuk airport yang tidak memiliki METAR, gunakan data METAR dari airport yang terdekat.

Masalah yang diketahui :

WITT dan semua bandara yang berada di utara WIMM: Gunakan cuaca WIMM atau WMKL.
WIOO: Gunakan cuaca  Kuching.
WARJ: Gunakan cuacaWARS/WIIS
WARQ: Gunakan cuacaWARS/WIIS
WADD: METAR diketahui terlambat beberapa hari dan tidak konsisten. Gunakan cuaca WADA untuk melakukan check.

ATC limitations

Dikarenakan luasnya wilayah udara Indonesia, servis dari ATC mungkin mengalami keterbatasan karena daerah yang diminati oleh traffic berada jauh di luar jangkauan. Untuk itu, walaupun berada di controlled airspace ATC mungkin untuk :

1. Memilih untuk memberikan delivery clearance control, dan membatasi servis ATC pada "Advisory Service" hingga pesawat tinggal landas.

2. Memilih untuk melepas traffic dibawah navigasinya sendiri dan membatasi servis ATC pada "Flight Following" setelah traffic memasuki wilayah bandara tujuan.

Copyright © 2008-2010 IVAO Indonesia
Developed by LWLT